Materi Ilmu Kimia
Assalamualaikum teman-teman.. Saya Ulfiyanna Putri Aulia Mahasiswi Universitas Tanjungpura (UNTAN) Jurusan Pertanian, Prodi Teknologi Pangan.
Pengertian Ilmu Kimia &
Cabang – Cabang Ilmu Kimia Lengkap
Oleh ulfiyana Diposting pada Agustus, 31 2019
Table of
Contents
√ Pengertian Ilmu Kimia & Cabang
– Cabang Ilmu Kimia [ LENGKAP ]
SeputarIlmu.Com – Mendengar kata kimia, apalagi untuk pelajar SMA hal
yang sangat menakutkan untuk didengar, karna pelajaran satu ini sangat
membosankan dan sangat sulit untuk dipelajari, tapi tidak ada nama nya
pelajaran yang sulit jika kita ingin belajar, Disini saya akan membantu untuk
mengurangi kesulitan belajar kimia. dan disini saya akan membahas tentang
pengertian dan 8 manfaat kimia, mari kita lihat dibawah ini.
Pengertian Kimia
Ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari tentang
struktur materi, susunan materi, sifat materi, perubahan materi dan energi yang
menyertai perubahan materi.
- Pengertian Materi
Materi adalah sesuatu yang mempunyai massa dan
dapat menempati sebuah ruang. Materi disebut juga dengan zat. Materi dapat
berwujud :
- · Gas, misalnya; udara, gas oksigen, gas karbondioksida, dan lain-lain.
- · Cair, misalnya; air, minyak, bensin, alkohol, dan lain-lain.
- · Padat, misalnya; batu, kayu, besi, dan lain-lain.
Di alam semesta materi dapat mengalami
perubahan wujud dari wujud yang satu ke wujud yang lainnya jika menerima
atau melepaskan energy /kalor.
- · Struktur materi
Pengertian:
Struktur materi adalah gambaran tentang bagaimana atom-atom saling terikat dalam materi tersebut.
Struktur materi adalah gambaran tentang bagaimana atom-atom saling terikat dalam materi tersebut.
Contoh: Intan
dan grafit (arang) sama-sama disusun oleh atom karbon, tapi
memiliki struktur yang berbeda.
|
Penjelasan tambahan:
- Atom adalah suatu satuan dasar materi, yang terdiri dari inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya
- Struktur berpengaruh besar pada sifat-sifat materi (perbedaan sifat-sifat materi dipengaruhi oleh struktur materinya)
- Intan:
- merupakan materi yang mempunyai kekerasan paling tinggi sehingga dapat dipakai untuk "pisau" potong kaca
- memiliki indeks bias yang besar sehingga dapat digunakan sebagai perhiasan
- Grafit (arang):
- merupakan materi yang tidak mempunyai kekerasan yang tinggi
- dapat menghantarkan listrik
- terdiri dari lapisan-lapisan yang mudah saling bergeser sehingga dapat digunakan untuk pelicin
- Sejak abad ke-19 telah dikembangkan berbagai alat canggih untuk menetapkan struktur zat, seperti spektrometer dan difraktometer sinar x
- Susunan Materi
Pengertian:
Susunan materi menyangkut komposisi dari materi tersebut. Contoh:
Penjelasan tambahan:
|
- Sifat-Sifat Materi
Materi mempunyai dua sifat, yaitu:
Sifat Fisika, adalah sifat meteri yang tidak berhubungan
dengan pembentukan zat baru. Sifat fisika meliputi :
- 1. Sifat intensif, yaitu sifat fisika yang tidak bergantung pada jumlah dan ukuran zat.
Misalnya; warna, bau , titik didih, dan
lain-lain.
- 2. Sifat Ekstensif, yaitu fisika yang bergantung pada jumlah dan ukuran zat.
Misalnya; kelarutan, massa jenis, volume, dan lain-lain
Sifat Kimia, adalah sifat materi yang berhubungan dengan
pembentukan zat baru. Misalnya; kereaktifan , keterbakaran, kestabilan, dan
lain-lain.
- Perubahan Materi
Setiap materi akan mengalami perubahan.Perubahan
materi meliputi:
- Perubahan fisika, yaitu perubahan materi yang tidak menghasilkan zat baru.
Misalnya; lilin dipanaskan, batu es
mencair, besi meleleh, dan lain-lain.
Pada umumnya perubahan fisika hanya mengalami
perubahan wujud dan yang disertai dengan perubahan energi. Perubahan fisika
terjadi karena materi memiliki sifat fisika.
- Perubahan kimia, yaitu perubahan materi yang menghasilkan zat baru.
Misalnya; besi berkarat, kayu terbakar, buah
menjadi busuk, dan lain-lain.
Dalam perubahan kimia tidak hanya mengalami
perubahan wujud, juga mengalami perubahan zat tetapi tidak mengalami perubahan
massa. Perubahan kimia terjadi karena materi mempunyai sifat-sfat kimia.
Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia.
Reaksi kimia yang terjadi pada suatu zat dapat
diketahui berdasarkan tanda-tanda/gejala-gejala yang menyertai reaksi
tersebut. Gejala- gejala atau tanda-tanda yang menyertai reaksi kimia adalah
sebagai berikut:
- Terjadi perubahan warna, misalnya; buah menjadi masak, besi berkarat, roti menjadi gosong, dan lain-lain.
- Terjadi perubahan suhu, misalnya; singkong menjadi tape, kedelai menjadi tempe, karbid disiram air, dan lain-lain.
- Terbentuk gas, misalnya; kertas dibakar, kompor menyala, karbid disiram air, sampah membusuk, dan lain-lain.
- Terbentuk endapan, misalnya; susu menjadi basi, minyak menjadi tengik, batu kapur disiram air, dan lain-lain.
Pengertian Ilmu Kimia Menurut Para
Ahli
1. Brady ( 1994 : 3 )
Menurut Brady ( 1994 : 3 ) Pengertan Ilmu Kimia adalah
sebuah ilmu mengenal bahan kimia. Bahan kimia bukanlah zat abstrak yang perlu
ditakuti oleh manusia biasa.
Bahan ini mencakup benda yang ada di sekitar kita.
Selanjutnya ilmu kimia dapat didefinisikan sebagai ilmu murni yang mempelajari
bahan-bahan yang ada di alam semesta, interaksi diantaranya dan perubahan
energy yang berhubungan atau disebabkan oleh adanya perubahan-perubahan alam.
2. Agung Nugroho Catur Saputro & Irwan Nugraha, (
2008)
Menurut Agung Nugroho Catur
Saputro & Irwan Nugraha Ilmu kimia merupakan ilmu pengetahuan alam yang
mempelajari tentang materi yang meliputi struktur, susunan, sifat, dan
perubahan materi serta energi yang menyertainya.
3. Irfan Anshory (2000: 3)
menurut Irfan Anshory ilmu
kimia menurut Irfan Anshory adalah cabang ilmu pengetahuan alam yang
mempelajari struktur materi, sifat-sifat materi, perubahan suatu materi menjadi
materi lain, serta energy yang menyertai perubahan materi.
Cabang –
Cabang Ilmu Kimia
1. Kimia Fisika
Kimia fisika merupakan cabang
ilmu kimia yang mempelajari struktur, sifat, dan perubahan kimia suatu zat
serta perubahan energi yang menyertai perubahan kimia tersebut.
2. Kimia Anorganik
Kimia anorganik amerupakan
cabang ilmu kimia yang mempelajari unsur-unsur pembentuk senyawa, sifat unsur,
dan senyawanya, penggunaan dan pembuatannya.
3. Kimia Organik
Kimia organik merupakan cabang
ilmu kimia yang mempelajari struktur dan pembentukan senyawa karbon, termasuk
reaksi yang terlibat, mekanisme reaksi, dan ikatan serta kekuatan ikatan antar
atom dalam senyawa karbon tersebut.
4. Kimia Lingkungan
Kimia lingkungan amerupakan
cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang interaksi yang melibatkan zat dan
reaksi kimia di alam, serta polusi di alam.
5. Kimia Analitik
Kimia analitik merupakan
cabang ilmu kimia yang mengkaji tentang analisis zat atau senyawa, baik secara
kualitatif maupun kuantitatif, meliputi sampling, penyiapan sample siap ukur,
pengukuran, pemisahan, peralatan untuk keperluan pengukuran dan sebagainya.
6. Biokimia
Biokimia merupakan cabang ilmu
kimia yang mempelajari zat kimia serta reaksi kimia yang menyertai
proses-proses biologi seperti proses metabolisme dalam tubuh, (reaksi
enzimatik, penguraian atau hidrolisis protein, karbohidrat dan lemak).
7. Kimia Makanan
Kimia makanan merupakan cabang
ilmu kimia yang fokus pada kajian mengenai komposisi kimia, reaksi kimia, dan
proses kimia dalam makanan. Makanan yang dimaksud meliputi makro nutrisi, mikro
nutrisi, dan zat aditif dalam makanan.
Referensi :
Itulah ulasan tentang √ Pengertian Ilmu Kimia & Cabang – Cabang Ilmu
Kimia [ LENGKAP ]. Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi
pembaca, sekian dan terimakasih.
Baca Juga Artikel Lainnya :
Bermanfaat sekali:)
BalasHapusAlhamdulillah, terima kasih ^_^
HapusBermanfaat koo
BalasHapusMasya allahh bagus bangett blognya,sangat membantu😊😊
BalasHapusGood job👏👏👏
BalasHapusExcellent 😇
BalasHapusbagus dan bermanfaat blog nya
BalasHapusSangat membantu dan bermanfaat
BalasHapusKereeen :)
BalasHapusKeren put pwnjelesannya membantu banged dn gampang di mengerti semangat terus ya god job
BalasHapusMantuuull💘
BalasHapusKereennnnn, bermanfaat banget bagi yg membutuhkan, moga kedepannya makin bagus
BalasHapusSangat bermanfaat, terima kasih
BalasHapusKeren...mantab...lanjutkan👍
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusmantaapp
BalasHapusWaaah
BalasHapus